Skip to content
Beranda » Pinhole Day 2024, Kenalkan Karya Foto Kamera Lubang Jarum ke Masyarakat Luas

Pinhole Day 2024, Kenalkan Karya Foto Kamera Lubang Jarum ke Masyarakat Luas

Surabaya (prapanca.id) – Puluhan hasil foto menggunakan teknik lubang jarum sedang di pamerkan pada acara Wolrdwide Pin Hole Day 2024, yang di buka dari 27 April hingga 2 Mei 2024 di Galeri Merah Putih Balai Pemuda Surabaya.

Seperti yang disampaikan Nurhasanah, salah satu founder dari Indonesia Pinhole, jika pameran ini merupakan pameran pertama mereka yang bekerjasama dengan Komunitas Lubang Jarum dan Sanggar Daun

“Total karya yang terpilih ada 71 karya, tapi tidak semua kita tampilkan di sini. Soalnya kita ada satu tempat lagi di Arts.ID art space di Jalan Lombok Surabaya,” sebut perempuan asal Cirebon ini.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam acara yang disiapkan selama kurang lebih 4 bulan ini. Nurhasanah menyampaikan tidak ada batas usia dalam mengirimkan hasil karya foto dengan teknik jadul itu.

“Ada peserta yang masih TK, meski tak dibatasi usia tetapi karya yang dikirim minimal 2 tahun belakang. Agar acara ini dapat menjadi penyemangat bagi para kreator untuk membuat karya terbaru mereka,” jelasnya.

Dari sekian karya yang terpajang, salah satunya ialah milik Patrik Cahyo Luminto. Dalam karyanya yang memilih gedung perkantoran di Jalan Tunjungan Surabaya sebagai objek fotonya ini, mampu membuat kurator meloloskan karyanya.

“Kita diminta kirim tiga foto, dua foto lainnya itu di jalan Gula dan kota tua Surabaya dan yang lolos yang gedung perkantoran baru di Tunjungan itu,” ucap Patrik

img-prapanca-pinhole-1

Patrik Cahyo Lumintu salah satu kreator foto kamera lubang jarum, berfoto dengan hasil karya fotonya
Patrik Cahyo Lumintu salah satu kreator foto kamera lubang jarum, berfoto dengan hasil karya fotonya (foto: Jelita Sondang Samosir | prapanca.id)
Lebih rinci, Patrik menjelaskan dibalik ia memilih memotret gedung perkantoran di Jalan Tunjungan yaitu Tunjungan sekarang merupakan ikon dari Kota Surabaya dan merupakan pusat ruang kreatif anak-anak muda sekarang. Serta masih terdapat bangunan peninggalan penjajah yang berjejer dengan gedung baru.
“Di karya ini aku pakai teknik lubang jarum pakai kaleng rokok dan pakai kertas film jenis merit,”paparnya.

Maka dari adanya acara yang tak hanya pameran foto, namun juga workshop, diskusi, hunting serta berbagai kegiatan ini. Nurhasanah berharap masyarakat lebih kenal dan tahu mengenai salah satu sejarah fotografi. (jel)

Sumber : https://www.prapanca.id/pinhole-day-2024-kenalkan-karya-foto-kamera-lubang-jarum-ke-masyarakat-luas/
reportase : JELITA SONDANG SAMOSIR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *